Ki Ledjar Subroto, pencipta wayang Kancil yang tetap semangat berinovasi

Ki Ledjar Subroto berpose didepan karya mural wayang Sultan Agung di bawah jembatan layang Lempuyangan pada November 2007. (Sumber foto: http://www.flickr.com)

“Saya akan tetap berjuang dan apa yang saya kuasai akan saya lestarikan. Saya tetap ingin berkarya demi Jogja,” kata Ki Ledjar Subroto sesaat usai menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Suwarno Wisetrotomo mewakili panitia Biennale Jogja sebagai pihak pemberi penghargaan dalam penutupan Biennale Jogja X-2009, Minggu (10/1) di Jogja Nasional Museum.
More

Ki Ledjar Subroto


Tempat/Tgl Lahir

Wonosobo, 20 Mei 1938

Riwayat Pendidikan

Pendidikan terakhirnya Sekolah Rakyat ( SR ) 6 tahun.

Alamat Rumah

Jl. Mataram DN I/198 Yogyakarta 55213 DIY

telp +62274517976

Jl. Prof.Dr. Soepomo 72 B Yogyakarta
More

Ki Ledjar Subroto: Wayang Kancil Itu Ciptaan Saya

YOGYAKARTA – Akhir-akhir ini situasi batin Ki Ledjar Subroto begitu galau. Meski saat berkumpul dengan para seniman di Yogyakarta tingkah lakunya tetap menunjukkan kekonyolan lewat banyolan-banyolannya, intensitasnya sangat berkurang.

Raut wajah pencipta wayang Kancil ini tak jarang tampak serius. “Ini persoalan tanggung jawab moral, harga diri. Apa kata teman-teman seniman terhadap saya ketika mereka tahu dari pemberitaan jika Wayang Kancil itu diklaim bukan ciptaan saya? Padahal, jelas ciptaan saya,” ujar Ki Ledjar (70). Kegalauan Ki Ledjar ini muncul beberapa hari setelah dirinya dan Kartika Affandi mendapat Lifetime Achievement Award dari panitia Biennale Jogja X-2009.
More

Dalang Enthus Gelar Wayang Planet

Apa jadinya jika wayang kulit dipentaskan di pusat perbelanjaan modern? Kaget, aneh, lucu, seru, dan terhibur, adalah sebagian besar tanggapan penonton pertunjukan wayang planet dengan Dalang Ki Enthus Susmono, di Mal Artha Gading, Jakarta Utara, Jumat malam.

Untuk yang pertama kalinya konsep wayang dipentaskan di pusat perbelanjaan modern atau yang disebut Ki Enthus Wayang in the Mall.
More

Ki Tarjono Dalang Ruwat Banyumas

Ki Tarjono Wignyopranoto sebagai dalang wayang kulit sudah tidak asing lagi bagi masyarakat seni di Banyumas dan sekitarnya. Apalagi dalang terkenal yang merasakan masa kejayaan tahun 70-an tersebut, saat ini masih sering mendalang. “Tetapi sekarang saya lebih banyak mendalang untuk keperluan ruwatan. Karena itu sebutan saya sekarang adalang Dalang Ruwat,” kata Ki Tarjono yang pertama mendalang tahun 1965.
More

Ki Warsino, Empu Dalang Pengagum Anoman

Setelah beberapa kali bertanya, akhirnya Kompas berhasil menemukan kediaman Ki Mas Ngabehi Warsino Guno Sukasno (85). Dalang senior itu seakan menunggu kedatangan Kompas. Ketika kami datang, dia sedang duduk di pendapa samping rumah sambil nglaras (bersantai) mendengarkan gending Jawa dari radio transistor sambil melayangkan pandangan ke halaman.
More

Dalang, Faktor Utama Keadiluhungan Wayang Kulit

Pakem pewayangan adalah paugeran pergelaran wayang yang harus dipatuhi oleh para dalang. Meskipun demikian, isen-isen ajaran dalam pergelaran wayang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Nut jaman kelakone. Bahkan dalam adegan tertentu, omongan tokoh-tokoh tertentu juga tidak ditabukan glenyengan atau dleweran ke permasalahan yang sedang aktual di masyarakat. Bahkan ketika sedang dalam jejeran, tiba-tiba Janaka terkentut, sebenarnya juga bukan hal yang tabu. Bukankah Janaka itu juga gambaran sesosok manusia biasa?
More

Previous Older Entries Next Newer Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 222 other followers