Rajutelor (gaya banjar)

Prabu Mayaspati mempunyai anak kembar yakni Sasrabau dan seorang lagi yang tidak berupa manusia tetapi menyerupai sebiji telor yang besar. Sasarbau suka mengganggu saudaranya dengan melemparkan Rajutelor hingga hilang tidak diketahui, namun tiba-tiba ia kembali. Ketika Rajutelor dilemparkan selalu kedengaran menyanyikan tembang. Ia memperingatkan agar jangan membuangnya, karena apabila hal itu terjadi sampai tiga kali, ia akan hilang. Tetapi Sasrabau tetap melemparkannya sehingga hilang. Sebelum menghilang Rajutelor sempat berkata bahwa ia akan kembali kalau terjadi perang besar.

Dalam perang Sasrabau dengan Dasamuka, pembatunya Kertanadi terbunuh saudaranya sendiri yakni Aria Gelimbuh karena kena taringnya. Rajutelor datang menghidupkan Kertanadi yang segera berubah wujud dan memakai nama Sumantri Pati Suwanda. Dalam perang tanding Jayawinangun, Sumantri Pati Suwanda tewas terkena keris Dasamuka yang bernama keris Limpung Durak. Sasrabau kemudian pergi bertapa dan berganti nama Arjuna Wijaya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: