Ki Bambang Sarjito

BAMBANG SARJITO, dalang muda kelahiran Sragen 16 Februari 1970. Belajar mendalang dari orang tuanya, kemudian memperdalam pengetahuannya secara akademik di Jurusan Pedalangan STSI –Surakarta walaupun tidak sampai selesai.. Dalang yang satu ini menguasai penonton di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Selatan, Tengah dan Timur.

Mendapatkan isteri di daerah Batang. Terkenal terutama di daerah pesisir utara Pulau Jawa. Di Daerah Batang dan Pemalang dengan bekal kemampuannya garap pakeliran ala STSI lalu mengembangkan pedalangan klasik dengan pendekatan modern, mengkolaborasi dengan musik campursari dan tarling. Ternyata gebrakannya mendapat sambutan yang baik di daerah Batang, Pemalang dan sekitarnya. Ki Sarjito dikenal oleh penggemarnya dengan sebutan Dalang Demit dari Alas Roban. Dalam menggelar wayang tidak sinden dan penyanyinya bisanya berderet tidak kurang dari 10 orang. Terus terang dia mengatakan semangat mendalangnya akan berlipat jika didukung oleh sinden dan penari yang berderet, apalagi penyanyi dan sinden yang tidak hanya memiliki suara yang bagus tetapi juga performance yang menarik.
Tokoh favoritnya adalah Kresna, Semar dan Werkudara. Senang berkecimpung dalam organisasi. Saat ini dia adalah Ketua Komda Pepadi Kabupaten Batang. Profesi lain selain dalang adalah pengusaha bidang material, terutama bahan bangunan seperti kayu Kalimantan dan batu split untuk pembangunan jalan.

Prestasinya sebagai seniman adalah Juara I dalang Muda tahun 2000 se Kabupaten Batang. Peserta termuda Festival Greget Dalang tahun 1995. Juara Favorit Lamba Dalang Muda tahun 1997 di Balik papan.
Perhatiannya yang tinggi akan pengembangan dan pelestarian kesenian dalang diwujudkan dengan mendirikan sanggar untuk belajar mendalang. Sanggar itu diberinama Jaladara Laras, tidak kurang 20 siswa saat ini dibinanya di sanggarnya. Tidak hanya dari lingkungan sekitar namun ada beberapa dari luar Jawa.

Kiatnya pagelarannya yang sukses adalah dia selalu berusaha untuk menggelar pertunjukannya seprofesional mungkin. Kemampuan yang harus dimiliki seorang seniman menurut pengalamannya adalah kemampuan untuk melobi pihak-pihak yang membutuhkan jasa pedalangan, seperti perusahaan-perusahaan untuk promosi produknya. Beberapa perusahaan rokok dan obat berhasil diyakinkannya untuk mensponsori tour pagelarannya di daerah Pantura.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: